Terserang Penyakit Moler, Petani di Desa Bandung Gagal Panen

MUHTAR 25 Desember 2025 06:05:02 WIB

Usaha budidaya bawang merah milik Satria, seorang petani di Kalurahan Bandung, mengalami gagal panen akibat terserang penyakit moler. Penyakit tersebut menyerang tanaman saat berusia 35 hari setelah tanam (HST), sehingga menyebabkan kerusakan parah dan penurunan hasil panen secara drastis.

Satria menjelaskan, gejala awal serangan moler ditandai dengan daun yang layu, menguning, lalu mengering dalam waktu singkat. Selain itu, kondisi umbi bawang merah juga memburuk dan sebagian mengalami pembusukan. Akibatnya, sebagian besar tanaman tidak dapat dipanen.

“Awalnya tanaman tumbuh normal, tetapi saat usia 35 HST mulai ada yang layu dan kemudian menyebar dengan cepat,” ujar Satria.

Menurut dia, serangan penyakit moler dipicu oleh tingginya kelembapan tanah serta hujan yang terjadi pada malam hari. Kondisi tersebut mempercepat penyebaran penyakit dan memperparah kerusakan tanaman.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para petani bawang merah di wilayah sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit moler. Pasalnya, penyakit tersebut diketahui dapat menyebar dengan cepat dan relatif sulit dikendalikan apabila sudah menyerang tanaman.

 

Penulis : Satria Wahyu (kimNogosariII)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar