Kader Kesehatan Nogosari 1 Kunjungi ODGJ, Lansia, dan Baduta untuk Pantau Kondisi Kesehatan

15 Oktober 2026 10:59:37 WIB

Nogosari 1 - Kader Kesehatan Padukuhan Nogosari 1, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan kunjungan langsung ke rumah warga untuk memantau kondisi kesehatan kelompok rentan, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut menyasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), lanjut usia (lansia), serta bayi di bawah dua tahun (baduta). Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya memastikan warga yang mengalami keterbatasan untuk datang ke posyandu tetap mendapatkan perhatian dan pemantauan kesehatan.

Ketua Kader Kesehatan Nogosari 1 mengatakan, kunjungan rumah merupakan kegiatan rutin untuk menjangkau warga yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan demikian, kondisi kesehatan mereka dapat dipantau secara berkala.

"Kami mendatangi warga yang tidak mampu datang ke posyandu agar kesehatan mereka tetap terpantau. Terutama ODGJ, lansia yang sudah lanjut usia, dan baduta yang perlu mendapatkan perhatian untuk mencegah risiko stunting," ujarnya.

Dalam kunjungan ke rumah salah seorang warga, Ngantiyem, yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa, kader memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan rumah dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Kader juga memberikan dukungan kepada keluarga agar terus mendampingi pasien serta tidak merasa malu dengan kondisi yang dialami anggota keluarganya.

Salah seorang kader mengatakan, keluarga pasien bersikap kooperatif dalam mendukung proses pemulihan. Kondisi pasien disebut lebih stabil karena menjalani kontrol kesehatan secara rutin. Pendampingan keluarga dan kepatuhan terhadap pengobatan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi pasien.

Selain menyambangi keluarga dengan anggota ODGJ, kader juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga lanjut usia, termasuk pengecekan tekanan darah dan gula darah. Mereka turut memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya mencukupi kebutuhan air putih, serta kepatuhan mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Kader juga menyampaikan informasi mengenai pilihan makanan dan minuman sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah seorang lansia, Mbah Wakinah (68), mengaku senang dengan kunjungan tersebut karena dapat memeriksakan tekanan darah tanpa harus datang ke posyandu.

"Senang dikunjungi kader, jadi bisa cek tensi di rumah," tuturnya.

Sementara itu, pemantauan terhadap baduta dilakukan melalui penimbangan berat badan, pengukuran panjang atau tinggi badan, serta pemeriksaan status imunisasi. Para ibu juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan dan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi sesuai usia anak untuk mendukung tumbuh kembang serta mencegah stunting.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Melalui kunjungan rutin ini, kader kesehatan berharap kondisi warga Padukuhan Nogosari 1, khususnya kelompok rentan, dapat terpantau secara berkala sehingga masalah kesehatan bisa dikenali lebih dini.

Penulis: Rini Lestari (KIM Nogosari 1)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial