Mandiri Pangan dari Pekarangan, Warga Dusun Nogosari III Sukses Budidaya Cabai untuk Kebutuhan Rumah
01 Juli 2026 08:51:30 WIB
Nogosari 3 - Di tengah fluktuasi harga bahan pokok, khususnya cabai, seorang warga Padukuhan Nogosari III, RT 14/RW 03, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, menunjukkan langkah inspiratif melalui budidaya cabai di pekarangan rumah.
Warga tersebut, Ngadiman, memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya untuk menanam cabai sebagai upaya memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri. Langkah sederhana itu tidak hanya membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menjadi contoh nyata pemanfaatan pekarangan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Menurut Ngadiman, ide tersebut berawal dari keinginannya mengantisipasi kenaikan harga cabai yang kerap terjadi di pasaran. Daripada membiarkan pekarangan tidak produktif, ia memilih mengolahnya menjadi area tanam yang kini menghasilkan cabai segar untuk konsumsi sehari-hari.
"Awalnya hanya coba-coba beberapa pot untuk konsumsi sendiri agar tidak terus-menerus mengandalkan pasar. Ternyata hasilnya sangat memuaskan. Sekarang kalau mau masak sambal atau membutuhkan cabai untuk bumbu, tinggal memetik langsung dari tanamannya," ujar Ngadiman saat ditemui di kediamannya.
Ia menjelaskan, budidaya cabai tidak memerlukan modal besar. Kunci keberhasilannya terletak pada ketekunan dalam merawat tanaman, mulai dari penyemaian benih, pemupukan, penyiraman, hingga pengendalian hama secara rutin.
Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan rumah. Pemanfaatan pekarangan menjadi lahan produktif dinilai mampu membantu masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar, terutama saat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Inisiatif Ngadiman juga mulai menginspirasi warga sekitar. Sejumlah tetangga kini tertarik memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk menanam berbagai tanaman produktif, termasuk cabai.
Melalui contoh tersebut, diharapkan gerakan pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dapat semakin berkembang di Padukuhan Nogosari III. Selain menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri, langkah ini juga menjadi solusi ekonomis dalam menghadapi fluktuasi harga pangan.
Penulis: Boma (KIM Nogosari III)
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pembangunan Talud dan Selokan di Padukuhan Kepil Gunungkidul Telan Anggaran Rp 66,9 Juta
- Pembangunan Sarana dan Prasarana Sumur Bor di Pemakaman Gedong Kalurahan Bandung
- TPA Al-Huda Sayangan Gelar Nobar Kisah Nabi Muhammad SAW, Santri Antusias Menyimak
- Warga Antusias Ikuti Pilur di Nogosari 3 Gunungkidul, Pemungutan Suara Berlangsung Kondusif
- Pilur Kalurahan Bandung di TPS Sayangan Layani Pemilih dari Dua Padukuhan
- Musim Kemarau, Petani Kalurahan Bandung Andalkan Sumur Bor untuk Irigasi
- Truk Dam Muatan Proyek Terperosok Sepenuhnya ke Parit di Jalan Playen-Gading, Warga Geger
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












