Rasulan, Tradisi Jawa yang Tetap Dilestarikan Warga Padukuhan Jamburejo

MUHTAR 26 Mei 2026 12:47:38 WIB

Jamburejo - Warga Padukuhan Jamburejo kembali menggelar tradisi tahunan bersih dusun atau rasulan pada Senin Pahing (25/5/2026). Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang diperoleh sepanjang tahun.

Rasulan atau bersih dusun merupakan tradisi tahunan masyarakat Jawa, khususnya di Kabupaten Gunungkidul. Tradisi ini tidak hanya dimaknai sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga sebagai doa bersama untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan warga.

Melalui pelaksanaan rasulan di Padukuhan Jamburejo, warga berharap kehidupan masyarakat senantiasa tenteram, makmur, penuh berkah, serta harmonis dalam kebersamaan.

Antusiasme warga terlihat sejak awal prosesi yang dipusatkan di lingkungan Balai Padukuhan Jamburejo. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan kenduri rasulan.

Warga membawa berbagai hidangan dari rumah, mulai dari nasi, lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, hingga ayam ingkung. Seluruh makanan tersebut didoakan oleh para sesepuh sebelum kemudian dibagikan kepada masyarakat menggunakan wadah yang terbuat dari daun kelapa.

Penulis: Melati Wulandari (KIM Jamburejo)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial