Lestarikan Tradisi, Warga Mendongan Gelar Rasulan di Balai Padukuhan

MUHTAR 25 Mei 2026 22:43:24 WIB

Mendongan - Warga Padukuhan Mendongan, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, menggelar tradisi Rasulan di Balai Padukuhan Mendongan, Minggu (25/5/2026). Tradisi adat tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas keselamatan serta keberkahan hasil bumi.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Dukuh Mendongan, Inan Nurohmat. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kekompakan warga dalam melestarikan tradisi Rasulan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan padukuhan.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan doa kenduri yang dipimpin Subardi. Doa dipanjatkan untuk keselamatan warga, kelancaran rezeki, serta keberkahan bagi masyarakat Padukuhan Mendongan.

Suasana khidmat tampak saat puluhan warga duduk lesehan mengelilingi sesaji yang ditata di atas daun pisang dan anyaman janur. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mereka membawa hasil bumi dan aneka makanan sebagai bagian dari tradisi Rasulan yang diwariskan secara turun-temurun. Kehadiran berbagai generasi menunjukkan tradisi tersebut masih terjaga dan terus diwariskan kepada generasi muda.

"Rasulan ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan bersyukur bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan membawa manfaat bagi warga Mendongan," ujar salah seorang warga.

Acara Rasulan kemudian ditutup dengan pembagian sesaji kepada warga. Tradisi ini kembali menegaskan bahwa nilai budaya dan kebersamaan masih menjadi fondasi kuat masyarakat Padukuhan Mendongan.

Penulis: Tiwi (KIM Mendongan)

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial