Malam Nuzulul Quran di Sayangan, Santri TPA Al-Huda Raih Prestasi

MUHTAR 10 Maret 2026 08:32:20 WIB

Sayangan - Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Huda, Padukuhan Sayangan, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Ahad (8/3/2026) malam. Takmir Masjid Al-Huda bersama TPA Al-Huda Sayangan menggelar pengajian peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang dihadiri puluhan jamaah.

Kegiatan yang berlangsung setelah shalat tarawih itu mengusung tema "Menjemput Berkah Al-Quran, Menyinari Jiwa dengan Iman." Selain diisi tausiyah agama, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Anak Sholeh se-Dusun Sayangan.

Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Fajar Nur Rachmat. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan zaman.

Ketua Takmir Masjid Al-Huda, Sunanadaryo, mengatakan peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Quran sekaligus memberikan apresiasi kepada para santri TPA.

"Di malam yang penuh berkah ini, kita mengingat kembali bahwa Al-Quran adalah petunjuk bagi umat manusia. Kami juga ingin memberikan penghargaan kepada para santri yang telah berpartisipasi dalam Lomba Anak Sholeh," ujarnya.

Lomba Anak Sholeh TPA Al-Huda sebelumnya telah digelar pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan santri dari Dusun Sayangan dengan antusias.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi lomba adzan, mewarnai, Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) atau hafalan surat pendek, Musabaqah Tilawatil Quran (MTTQ), serta praktik ibadah yang menguji tata cara wudhu dan shalat.

Dewan juri menetapkan juara pertama, kedua, dan ketiga dari masing-masing cabang lomba. Para pemenang menerima hadiah dan trofi yang diserahkan oleh panitia kegiatan Ramadan, pengurus TPA, dan takmir masjid.

Salah satu wali santri, Anik, mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena dinilai dapat memotivasi anak-anak untuk lebih mencintai masjid.

"Anak-anak jadi lebih semangat belajar dan beribadah. Semoga kegiatan seperti ini terus ada," katanya.

Sunanadaryo berharap kegiatan keagamaan di masjid dapat terus mendorong tumbuhnya generasi muda yang berakhlak baik serta mencintai Al-Quran.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan di malam Nuzulul Quran.


Penulis: IHSAN FAJAR  (Kim Sayangan)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar